hiburan perkotaan,wisata alam

Wisata Temanggung Jawa Tengah yang Wajib Dikunjungi, Alamnya Memesona

Tamasya Temanggung dapat menjadi opsi destinasi wisata yang mengasyikan di Jawa Tengah. Pasalnya, beberapa besar kawasan Kabupaten Temanggung yaitu dataran tinggi dan pegunungan, merupakan komponen dari rangkaian Dataran Tinggi Dieng.

Tamasya Temanggung menawarkan destinasi mulai dari alam sampai sejarah. Dari Temanggung kau dapat menyaksikan panorama empat gunung dengan pesonanya masing-masing. Panorama Gunung Merapi, Gunung Merbabu, Gunung Sindoro, dan Gunung Sumbing dapat kau nikmati di sini.

Hamparan pegunungan yang adem menjadi andalan tamasya Temanggung. Berjenis-jenis destinasi tamasya Temanggung juga mempunyai medan yang gampang diakses dan fasilitas yang komplit. Apabila kau sedang berada di kabupaten ini, meluangkan waktu untuk menyambangi salah satu tamasya Temanggung tidak akan membikin kau menyesal.

Tamasya Sejarah

Candi Pringapus
Tamasya Temanggung yang pertama ialah tamasya sejarah berupa candi. Salah satu candi yang paling tenar di Temanggung ialah candi Pringapus. Candi berartistik hindu sekte Shiwaistis ini terletak di Desa Pringapus Kecamatan Ngadirejo. Candi Pringapus sekarang masih ramai dikunjungi bagus oleh pelancong lokal ataupun mancanegara.

Candi ini terbilang cukup unik sebab berada persis di tengah pemukiman padat penduduk. Di lokasi ini terdapat bermacam penemuan kreatif arca bernuansa Hindu yang erat kaitannya dengan Dewa Siwa. Pringapus pertama kali dibangun sekitar tahun 772 C atau 850 Masehi. Candi ini juga diduga yaitu replika Mahameru, nama sebuah gunung daerah tinggal para dewa.

Monumen Meteorit
Monumen meteorit dibangun untuk mengingat momen alam jatuhnya meteor di Desa Wonotirto pada hari Jumat tanggal 11 Mei 2001. Sesudah dilaksanakan penelitian, kemudian pemerintah tempat Temanggung memastikan untuk membangun monumen ideal di lokasi jatuhnya meteor hal yang demikian yang disahkan tanggal 18 Februari 2002. Museum Rekor Indonesia ( MURI ) lembagaantidopingindonesia.org sendiri menempatkan monumen ini sebagai satu-satunya monumen daerah jatuhnya meteor di Indonesia, malahan di Asia Tenggara.

Tamasya Temanggung ini berada di Desa Wonotirto, Kecamatan Bulu, Temanggung. Monumen ini menjadi salah satu obyek tamasya yang menarik untuk dikunjungi, apalagi didorong dengan pemandangan alam yang cantik, serta udara pegunungan yang adem dengan latar belakang Gunung Sumbing.

Tamasya Temanggung Alam

Tamasya Alam Posong
Berada di kaki gunung Sindoro, Posong memberi tahu 7 estetika gunung sekalian. Gunung-gunung ini ialah Gunung Sindoro, Gunung Sumbing, Gunung Merbabu, Gunung Ungaran, Gunung Muria, Gunung Merapi dan Gunung Telomulyo. Nama posong berasal dari kata \\”pos\\” dan \\”kosong\\” yang sengaja dijadikan oleh Pangeran Diponegoro pada zaman penjajahan untuk memancing pihak Belanda mengerjakan penyerangan di pos yang terbukti kosong.

Sekarang kawasan Posong sudah menjelma menjadi destinasi tamasya Temanggung pegunungan yang tidak pernah sepi pengunjung. Posong berada di Desa Tlahap, kecamatan Kedung, Temanggung dengan ketinggian sekitar 2.000 mdpl. Tamasya alam Posong juga sesuai diciptakan sebagai daerah untuk berekreasi bersama keluarga, berkemah bersama sahabat-sahabat, atau sekedar melepas penat.

Jumprit
Jumprit ialah tamasya Temanggung berupa mata air dan hulu Sungai Progo yang diyakini sebagai petilasan pada zaman majapahit. Jumprit juga yaitu daerah pengambilan air suci untuk upacara Waisak yang diadakan di Borobudur. Tiap tahun, para pemeluk agama Buddha dari bermacam daerah dan negara datang ke Jumprit untuk mengambil air suci. Daerah ini menjadi ramai tiap-tiap memasuki bulan purnama di bulan Mei.

Jumprit berlokasi di Kecamatan Ngadirejo, 26 km dari Kota Temanggung, Jawa Tengah. Udara di daerah ini betul-betul adem dan airnya menyegarkan. Daerah ini juga telah dikelola sebagai wana tamasya oleh Perum Perhutani KPH Kedu Utara. Di wilayah petilasan dan sendang ini, terdapat ratusan simpanse ekor panjang, yang diandalkan sebagai keturunan dari Ki Dipo, merupakan simpanse peliharaan Pangeran Singonegoro yang dapat berbahasa manusia.

Embung Kledung
Embung Kledung yaitu waduk buatan yang diapit oleh gunung Sindoro dan gunung Sumbing. Embung ini didirikan di bekas lahan tembakau dan memiliki luas sekitar 83×83 meter. Tamasya Temanggung ini berfungsi untuk menaruh cadangan air guna kepentingan pengairan perkebunan yang ada di Kledung dan sekitarnya.

Tak cuma berfungsi sebagai pengairan, danau berbentuk persegi dengan panjang tiap-tiap sisinya menempuh 83 meter dengan kedalaman air tiga meter ini juga menjadi daerah tamasya. Di sekitar Embung Kledung kau juga dapat merasakan hamparan aneka kebun teh, tembakau, kentang, wortel, strawberry, tomat, dan sayur mayur lainnya.

Embung Tlogopucung
Tamasya Temanggung selanjutnya ialah Embung Tlogopucung. Energi tarik Embung satu ini ialah pemandangan alam yang cantik, dipadu dengan beraneka titik yang kekinian.

Hampir sama dengan Embung Kledung, di Embung Tlogopucang kau dapat mengerjakan kegiatan camping. Lokasi dan domisili Embung Tlogopucang berada di Desa Tlogopucang, Kecamatan Sangkar, Kabupaten Temanggung, Provinsi Jawa Tengah.

Anda mungkin juga suka...