Uncategorized

Italia Turis Sertifikat Vaksin saat Berwisata

Italia mulai mewajibkan wisatawan untuk menunjukkan Green Pass saat akan memasuki tempat wisata maupun akomodasi di seluruh negeri. Dokumen itu berisi bukti vaksinasi, atau negatif Covid-19, maupun pulih dari penyakit tersebut.

Kebijakan itu juga diberlakukan bagi mereka yang hendak memasuki restoran, kafe, dan bar di Italia. Hanya tempat makan luar ruang yang tidak mensyaratkan Green Pass. Dilansir dari Independent, Rabu, 11 Agustus 2021, Green Pass dapat ditunjukkan melalui aplikasi atau dokumen fisik.

Keduanya tersedia bagi mereka yang dapat menunjukkan salah satu slot777 gacor bukti berikut, melakukan vaksinasi keseluruhan, telah dites negatif COVID-19 dalam 48 jam sebelumnya, dan telah sembuh dari COVID-19 selama enam bulan terakhir. Anak-anak yang di bawah umur 12 tahun dibebaskan dari aturan tersebut.

Sertifikat vaksin yang dikeluarkan oleh negara Uni Eropa dan kawasan Schengen juga berlaku di Italia. Negara yang termasuk wilayah Schengen meliputi Italia, Jerman, Autria, Republik Ceko, Belgia, Denmark, Estonia, Finlandia, Perancis, Yunani, Hungaria, Islandia, Latvia, Liechtenstein, Lithuania, Luksemburg, Malta, Belanda, Norwegia, Polandia, Portugal, Slovakia, Slovenia, Spanyol, Swedia, dan Swiss.

Begitu pula dengan sertifikat vaksin yang dikeluarkan otoritas Amerika Serikat, Kanada, Jepang, dan Israel. Hanya saja, sertifikat vaksin yang dikeluarkan NHS atau Kementerian Kesehatan Inggris tidak dapat diterima.

Hal tersebut memaksa pendatang dari Inggris diwajibkan menjalani tes Covid-19 selama mereka tinggal sebelum bisa menikmati berbagai layanan dalam ruang dan atraksi wisata. Sampai 30 Agustus 2021, turis yang berasal dari Inggris harus menjalani isolasi mandiri isolasi selama lima hari terhitung sejak kedatangan di Italia.

Anda mungkin juga suka...